20 Mar 2018

Tradisi di Lombok yang memiliki daya tarik bagi Traveller


Terkenal karena pesona Pulau Gili yang seperti surganya dunia, menjadikan Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu dari 25 tempat wisata yang paling dicari di seluruh dunia. Posisi geografisnya yang dikelilingi perairan, baik selat maupun laut, menjadikan Lombok kaya akan pantai yang jumlahnya sampai puluhan. 





Selain karena keindahan tersebut, tradisi yang masih kental juga menjadi daya tarik tersendiri. Salah satu tradisi tersebut adalah tradisi Perang Timbung. Yuk simak fakta menarik tentang Lombok dan segera pesan tiket pesawat Lion Air ke Pulau cantik ini.


Source : patriotmuda

Perayaan Tradisi di Bulan Baluq

Tradisi perang timbung dilaksanakan oleh warga Desa Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah. Berbunganya pohon Dongah di bulan Baluq atau bulan keempat pada penanggalan suku Sasak, menjadi pertanda bahwa tradisi perang timbung ini sudah tiba saatnya untuk dilaksanakan. Perang timbung adalah kegiatan saling melempar ketan yang dikepal—perempuan melempar lelaki, dan sebaliknya. Ketan ini sebelumnya dimasak dengan santan di dalam bambu yang masih muda.

Perang Timbung Bertujuan Mengusir Petaka

Tradisi perang timbung dilakukan pada musim kemarau di lokasi makam Serewe. Makam Serewe dipercaya sebagai makam Raja Pejanggik, Datu Dewa Mas Pemban Aji Meraja Kusuma. Tradisi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengusir malapetaka yang mungkin akan datang di musim hujan. Selain itu, tradisi perang timbung juga menjadi ajang silaturahmi atau mempererat tali persaudaraan, dan ajang pencarian jodoh. Sebab, yang melaksanakan tradisi perang timbung adalah para pemuda dan pemudi di Pejanggik. Sementara itu, para orang tua melempar batu nisan, yang nantinya akan diukur, dan hasilnya adalah perkiraan sampai umur berapa mereka akan bertahan hidup.

Tradisi yang Berpadu dengan Ritual Islami

Pelaksanaan tradisi perang timbung di makam Serewe, didahului dengan beberapa ritual Islami. Dipimpin oleh penjaga makam Serewe, warga Desa Pejanggik, baik tua maupun muda, melakukan pembacaan al-Barzanji, zikir, dan ngurisan. Ngurisan adalah pemotongan rambut bayi untuk pertama kalinya.

Nilai Filosofis yang Terkandung dalam Tradisi Perang Timbung

Tradisi perang timbung memiliki nilai filosofis, yaitu menggambarkan keadaan Kerajaan Pejanggik yang semula sangat akrab dengan Kerajaan Selaparang di Lombok Timur, menjadi ricuh. Kericuhan ini disebabkan oleh orang kepercayaan Raja Pejanggik sendiri, Arya Banjar Getas.
Kericuhan tersebut berlangsung cuku lama sehingga Raja Pejanggik saat itu yakni Datu Dewa Mas Pemban Aji Meraja Kusuma, mulai merasa cemas dan lelah. Maka, atas saran penasihat kerajaan, Raja Pejanggik melakukan tapa brata. Dari tapa brata tersebut sang raja memperoleh wangsit untuk meredakan kericuhan, yaitu dengan memerintahkan semua warga untuk membuat kue timbung dan kemudian saling dibagikan.

Kisah Lain di Balik Tradisi

Dalam kisah yang berbeda, kericuhan yang terjadi di Kerajaan Pejanggik disebabkan Datu Dewa Mas Pemban Aji Meraja Kusuma yang menggoda istri  Arya Banjar Getas. Sang Raja sengaja menyuruh Arya Banjar Getas melakukan tugas di daerah yang jauh sehingga meninggalkan istrinya di rumah seorang diri. Perilaku tidak senonoh Raja Pejanggik ini dilaporkan oleh sang istri kepada Arya Banjar Getas ketika suaminya pulang. Hal ini membuat Arya Banjar Getas marah dan timbullah pemberontakan hingga melibatkan Kerajaan Karangasem, Bali.

Perang Timbung Hanyalah Satu dari Banyak Tradisi di Lombok

Selain Perang Timbung ini, masih banyak tradisi lain di Lombok yang tetap dijaga kelangsungannya, seperti Gendang Beleq, Bau Nyale, Upacara Rebo Bontong, Slober, Lomba Memaos, Periseian, Begasingan, Bebubus Batu, Tandang Mendet, dan Sabuk Belo. Tradisi-tradisi ini dapat disaksikan juga oleh turis, baik domestik maupun asing. Anda juga bisa mengunjungi Desa Sade untuk menyaksikan rumah-rumah tradisional suku Sasak.

Bagi Anda yang berencana pergi ke Lombok, tentunya membutuhkan tiket pesawat yang nyaman namun tak menguras kantong. Mudah saja solusinya. Segera kunjungi website Airy dan gunakan layanan Airy Tiket Pesawat untuk mendapatkan tiket pesawat domestik murah ke Lombok dan kota wisata cantik lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

©Iva's Beauty Journey. Peach Love Blogger Theme designed by Sophie's Garden Design